MY YUGIOH MY LIFE : ROAD TO PMB


MY YUGIOH MY LIFE PART 5 : ROAD TO PMB

Hari berganti hari dan kuputuskan untuk mengambil langkah berani yaitu mencoba untuk bermain lebih kompetitif lagi di dunia Yugioh. Konsekuensinya harus ada yang dikorbankan untuk mencapai suatu kemajuan. Maka dari itu saya memutuskan untuk berganti deck mengingat deck Hunder tidak cukup kuat untuk mencapai level kompetitif. Deck yang saya pakai selanjutnya adalah Traptrix. Mengapa Traptrix ? Karena saya lebih condong ke Xyz dan Extra Deck milik Hunder yang notabene Rank 4 masih bisa dipakai (sudah menjadi rahasia umum bahwa Extra Deck itu mahal bila ingin kompetitif). Dan jadilah deck Traptrix versi saya.

Dengan dibantu senior senior, saya dibimbing menggunakan deck ini. Meski masih build sederhana dan bukan varian Hand Artifact Traptrix (Artifactnya itu mahal) namun deck ini bisa dibawa ke arah kompetitif karena bersifat anti meta. Lalu dengan diperkenalkannya Link Format maka deck ini juga harus beradaptasi. Beberapa Link monster pun turut ditambahkan. Permainan Yugioh pun menjadi sedikit lebih lambat dan ini menguntungkan deck Traptrix yang mengandalkan field control dan anti meta tentunya.

Dan untuk menunjukkan keseriusan saya dalam bermain lebih kompetitif di dunia Yugioh, saya memutuskan untuk mengikuti Grand Tournament Joglosemar 2017 yang diadakan di Solo. Saya pikir ini kesempatan yang sangat bagus untuk mengetes sejauh mana saya berkembang sekaligus sebagai sarana refreshing dari kesibukan kerja. Tanpa banyak omong saya langsung pre-register GT Joglosemar demi mendapatkan kaus eksklusif. Hingga bulan November akhirnya datang dimana di bulan itu selain ada GT Joglosemar juga diadakan GT Xiaoken di Jakarta. Budget sudah saya persiapkan begitu juga deck dan album. Pikirku ini kesempatan untuk menunjukkan kekuatanku.

Perwakilan dari Surabaya yang mengikuti GT Joglosemar 2017 adalah saya sendiri dan Ainur sebagai pemegang free pass dari Surabaya. Sementara beberapa duelist Surabaya lainnya mengikuti GT Xiao Ken. Berangkat dari Stasiun Gubeng sekitar waktu maghrib, saya dan Ainur menuju tempat diadakannya salah satu event Yugioh bergengsi se Jawa yaitu GT Joglosemar. Kira kira jam 10 malam kita telah sampai di Solo dan segera menuju penginapan untuk mengistirahatkan badan. Build deck pun segera kami lakukan. Deck saya mendapat pinjaman kartu kartu Artifact dari duelist senior Harianto. Juga Ainur turut meminjamkan beberapa staple staple demi menunjang deck saya seperti Heavy Duster, Ghost Ogre, dll. Build deck sudah, deck list sudah, makan sudah maka tinggal waktunya tidur agar besok fit di turnamen.

Seusai sarapan maka kita segera menuju tempat turnamen yaitu di Juragan Food Centre. Kira kira perjalanan kurang lebih 20 menit via transportasi online. Wow, ternyata masih sepi dan kita datang paling awal diantara peserta lainnya. Dan beberapa menit kemudian baru duelist duelist lainnya berdatangan. Wajah wajah yang sama sekali tidak kukenal (tapi Ainur kenal beberapa sih). Harap maklum, ini event Yugioh di luar kota yang pertama kali kuikuti. Lalu datang juga rombongan duelist duelist pro (kelihatan dari tumpangannya loh, mobil bung). Untuk membunuh waktu saya dan Ainur berwefie ria sekaligus saya melakukan jeprat jepret untuk dokumentasi artikel ini.Jumlah duelist yang datang sekitar 100 orang. Wow benar benar turnamen besar dan worth sekali tentunya.

Waktunya pairing pun tiba. Mengenai pairing dan hasilnya tidak akan saya tulis disini. Intinya di turnamen ini saya hancur total. Hasilnya sama seperti GT Jatim yang saya ikuti dulu yaitu Nihil Kemenangan. Sudah jelas posisi saya pun berada di klasemen bawah. Terdapat beberapa hal yang mengakibatkan kekalahan fatal saya antara lain :

  • Sering misplay dengan style Artifact karena masih belum saya pelajari sepenuhnya.
  • Pusing dan mual mengakibatkan permainan menjadi tidak fokus
  • Sleeve Inuyasha saya tidak bisa dipakai karena aturan Single Sleeve. Mungkin ini juga berakibat pada hilangya mood booster.

 

BACA JUGA :

Sialnya Ainur yang notabene duelist senior gagal menembus topping. Hilanglah wakil Surabaya untuk merengkuh juara. Namun Ainur berhasil meraih Runner Up Speed Duel sehingga paling tidak masih bisa membawa oleh oleh untuk diceritakan dan membanggakan Surabaya tentunya. Kisah GT Joglosemar ini sungguh membawa banyak pengalaman bagi saya tentunya dan menjadi titik awal bagi saya untuk menuju ke arah kompetitif.

Bulan Desember 2017 kembali diadakan turnamen Yugioh yaitu Yugioh Championship Malang 2017 di SS Cafe Tidar. Persiapan dan perombakan deck juga pembenahan mental telah saya lakukan dengan semaksimal mungkin. Kesempatan untuk mengikuti turnamen kembali tak saya sia siakan demi menimba banyak pengalaman. Terlebih banyak duelist Surabaya yang ikut serta. Jadi kesannya lebih ramai dan banyak teman. Dan juga duelist duelist yang ikut rata rata skilnya setara semua, beberapa sih ada yang pro. Tapi kesannya tersembunyikan deh.

Di YCM 2017 ini saya bercosplay ala kadarnya sebagai Riku Organization XIII demi menyemarakkan acara. Turnamen pun berlangsung dan alhamdulillah saya mendapat hasil yang lebih baik yaitu 2 kemenangan dari 5 kali pertandingan. Wow lumayan kan. Mengenai duelist Surabaya akhirnya bisa meraih Juara Pertama yaitu Sandy Hi Karu. Lalu playmat Osiris yang super keren sebagai hadiah side event juga berhasil diraih oleh duelist Surabaya yaitu Rayhan. Wow Surabaya Berjaya bung.

Meski hadiahnya tidak seberapa (tidak lolos Top 16 hanya mendapat 2 kartu) dan masih terdapat beberapa kekurangan seperti meja duel yang terlalu sempit dll namun terbukti YCM 2017 mampu mengobati kegalauan saya setelah hancur lebur di GT Joglosemar. Menambah pengalaman lagi dan terbukti bahwa deck tanpa pinjaman kartu bagiku adalah hal yang paling cocok. Tidak lupa seperti biasa saya membeli oleh oleh yaitu beberapa kartu staple dari Reyza Shop yang juga membuka lapak disana. Dengan kartu kartu yang semakin diupgrade diharapkan skill dan pengalaman saya semakin terasah dalam menghadapi turnamen turnamen yang akan hadir di tahun 2018 ini.

Sekian cerita saya kali ini. Sampai jumpa di lain waktu.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Yu-Gi-Oh dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke MY YUGIOH MY LIFE : ROAD TO PMB

  1. hyoroemon berkata:

    Hmm, mas cenderung deck-nya anti-meta terus ya

    Disukai oleh 1 orang

  2. febriminato berkata:

    Iya… kalo ngikutin meta ya siap siap jebol duitnya… siap siap 2 – 5 juta sih kalo main meta hihihi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s